17 January 2017

Suatu hari di Kabupaten Langkat - Sumatera Utara - Indonesia, seorang Ayah yang bijaksana dan seorang Ibu yang baik hatinya dikaruniai seorang bayi laki-laki berkulit putih, berwajah imut dan berbadan gemuk. Sekarang, bayi itu telah menjadi Pria Bijak berpostur kurus dan sedikit hitam. Yea, hitam-hitam kereta api, walaupun hitam banyak yang menanti. Mereka memberinya nama Rizki Habibi.




Seorang Dosen Matematika dan Komputer di AMIK Medicom Medan, praktisi internet marketing bersama keluarga besar Komunitas Internet Marketing Medan, yang juga menjalani keseharian dengan aktif menulis blog, Rizki Habibi memulai karirnya sebagai Assisten Pemandu Praktikum Matematika FMIPA UNIMED (2004 - 2005) lalu mengasah kemampuan jurnalistiknya sebagai Interviewer di Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat UNIKA Atmajaya (2005 - 2006). Selanjutnya menjadi Guru Matematika sekaligus menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah di SDIT Nurul Ilmi Medan (2006 - 2010). Sejak tahun 2010 sampai dengan sekarang Rizki Habibi adalah seorang Dosen Matematika dan Komputer di AMIK Medicom Medan.



Dalam waktu luangnya, Rizki Habibi mengisi beberapa kegiatan pelatihan Software Matematika seperti Matlab, Latex dan SPSS. Juga menyediakan waktu untuk belajar private Software Matematika, Membaca dan menulis jurnal Matematika serta menjalankan Online Store.



RIWAYAT PENDIDIKAN


  • SD Negeri 050757 Alur Dua, Langkat (Tamat 1996)
  • SMP Negeri 2 Babalan, Langkat (Tamat 1999)
  • SMA Negeri 1 Babalan, Langkat (Tamat 2002)
  • Strata 1 Universitas Negeri Medan Prodi Pendidikan Matematika (Tamat 2007)
  • Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Prodi Matematika (Tamat 2016)


PENGALAMAN KERJA


  1. Assisten Pemandu Praktikum Matematika FMIPA UNIMED (Juli 2004 - November 2005)
  2. Interviewer di Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat UNIKA Atmajaya (Desember 2005 - Juni 2006)
  3. Guru Matematika di SDIT Nurul Ilmi Medan (Juli 2006 - Juli 2010)
  4. Dosen Matematika dan Komputer di AMIK Medicom Medan (Agustus 2010 – Sekarang) 


KEGIATAN YANG PERNAH DIIKUTI:


  1. Ketua Panitia Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah FMIPA UNIMED (Maret 2004)
  2. Pemakalah Seminar dan Workshop Institut Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (Juli 2007)
  3. Best Participant Pelatihan Quantum Teaching Pola 57 jam Konsorsium Pendidikan Islam Yogyakarta (Agustus 2007)
  4. Ketua Instruktur Sandy Putra-2 Intensive Ramadhan Islamic Training Medan (September 2007)
  5. Instruktur Workshop Penyusunan KTSP Wilayah 8 Medan Estate (Desember 2007)
  6. Instruktur Pesantren Kilat di SMA Angkasa Lanud Medan (September 2008)
  7. Ketua Panitia Kegiatan Malam Amal Bina Iman dan Taqwa SDIT Nurul ilmi Medan (April 2009)
  8. Pemateri Diskusi Interaktif PROGRESSION Medan, “Mengembangkan Pola Berpikir Yang Tepat Dalam Meningkatkan Motivasi kerja” (April 2009)
  9. Presenter Seminar Nasional “Optimalisasi Penggunaan Media Pendidikan dalam Pembelajaran” Universitas Negeri Medan (Mei 2009)
  10. Ketua Panitia Pagelaran Karya dan Seni (PAKANSI) SDIT Nurul Ilmi Medan (Juni 2009)
  11. Best Participant in Pearson Day “Making Math and Science Alive! In The Classroom”, Pearson Longman Medan (November 2009)
  12. Best Participant in Workshop : Matematika Realistic, PPPPTK - Yogyakarta (Februari 2010)
  13. Juri Perlombaan Kreatifitas Anak Himpunan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Medan Area (Mei 2010)
  14. Keynote Speaker at Masa Orientasi Pengenalan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) FMIPA UNIMED (Desember 2010)
  15. Pelatihan Penyusunan Borang dan Dokumen Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT), Grand Kanaya Hotel Medan (Juli 2014)
  16. Pelatihan Pengajar Mata Kuliah Pendidikan Anti Korupsi Tingkat Perguruan Tinggi oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Oktober 2014)
  17. Workshop Kepemimpinan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Juni 2015)
  18. Presenter at Internasional Seminar On Operational Research, Grand Aston Hotel Medan (Agustus 2015)
  19. Presenter at Seminar Nasional Matematika dan Terapan (SIManTap) “Peran Saintech pada Masyarakat Muslim Indonesia dalam Menyongsong MEA” Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa (November 2015)
  20. Presenter di Seminar Nasional Matematika dan Terapan (SIManTap) “Operation Research” Universitas Sumatera Utara (November 2016) 


KOMUNITAS


  1. Himpunan Matematika Indonesia (IndoMS) – Aceh dan Sumatera Utara
  2. KAHMI FMIPA Universitas Negeri Medan
  3. Komunitas Internet Marketing (KIM) Medan
  4. Ikatan Mahasiswa Islam AMIK Medicom Medan
  5. Komunitas Blogger AMIK Medicom Medan

26 October 2014

Educating Hope 3

rizkihabibi.blogspot.comSewaktu kunjungan Mahasiswa AMIK Medicom ke sekolah-sekolah SMA/SMK, ada siswa kelas 12 yang bertanya: ''Mengenai jam kuliah di AMIK Medicom, jam berapa?''.

Gernalia, mahasiswi AMIK Medicom semester 3 yang saat itu ikut dalam kunjungan, menjawab dengan ramah: ''Mengenai jam kuliah, ada 3 pilihan. Kita boleh pilih sendiri jam kuliah. Bisa masuk pagi, jam 8 sampai jam 12. Bisa masuk siang, jam 1 sampai jam 5 sore. Bisa juga masuk malam, jam 5 sore sampai jam 9 malam.''

Tidak sedikit alumni SMA/SMK yang punya keinginan untuk kuliah, tapi juga ingin langsung bekerja se-tamat-nya mereka dari sekolah. Tiga pilihan waktu kuliah seperti yang dijelaskan oleh Gernalia, sangat memungkinkan bagi alumni SMA/SMK untuk bisa melakukan kedua aktivitas tersebut secara bersamaan di AMIK Medicom, yaitu kuliah sambil bekerja.

Eka Mirani, mahasiswi AMIK Medicom semester 6, pada kunjungan yg berbeda, pernah menceritakan pengalamannya dalam bahasa Inggris yang fasih kepada siswa kelas 12. "Saya adalah alumni dari SMA N 1 Kualabuluh Rantau Perapat. Setamat SMA, saya punya banyak rencana. Salah satunya saya ingin langsung bekerja saja. Namun, pada akhirnya saya memutuskan kuliah di AMIK Medicom karena disini saya bisa kuliah sambil bekerja."

Gernalia, Eka, dan sebagian besar mahasiswa AMIK Medicom sudah bekerja sebelum diwisuda. Mereka bekerja sambil kuliah. Aktivitas kuliah dan aktivitas bekerja dapat mereka jalankan dengan totalitas yang sama-sama 100%. Karena jam perkuliahan di AMIK Medicom dapat disesuaikan dengan jam kerja dari mahasiswa. Mereka bebas memilih jam perkuliahan. Sehingga mereka tetap nyaman bisa kuliah sambil bekerja.

Saat ini, mahasiswa/i AMIK Medicom yang kuliah sambil bekerja sebanyak 67%. Keuntungan mereka kuliah sambil bekerja sangatlah jelas: dapat ilmunya, dapat pengalaman kerjanya, dapat honornya. Banyak diantara mereka yang honornya minimal Rp1,5 juta per bulan. Padahal mereka masih mahasiswa. Padahal mereka masih begitu muda. Bagaimana lagi nanti saat mereka sudah wisuda, sudah bertitel, pasti karirnya lebih baik lagi. Mereka pun sudah bisa bayar uang kuliah sendiri. Bayar ongkos transportasi sendiri. Untuk yang anak kos, Keperluan hidup pun sudah bisa bayar sendiri.

Tapi bukan uangnya yang paling penting, melainkan pengalamannya. Setiap harinya, mereka kuliah 4 jam di kampus, berlatih bahasa inggris 1 jam, lalu bekerja 7 jam di tempat kerja. Itu berarti, 12 jam lebih setiap hari mahasiswa AMIK Medicom melakukan aktivitas yang baik yang penuh disiplin. Mereka sedang membentuk diri menjadi pekerja keras yang terdidik. Thomas Alfa Edison mengatakan: "Sukses itu 1 % ide, 99 % tetesan keringat." Hanya orang yang mau bekerja keras yang akan sukses!

Mengapa semangat belajar dan etos bekerja mahasiswa AMIK Medicom begitu membara? Itu karena suplay bahan bakar nya kualitas tinggi. Tidak tanggung2, AMIK Medicom mendatangkan Bapak Johan Yan, motivator Nasional dengan kaliber 6 Record MURI, motivator yang tarifnya Rp 1 juta permenit, untuk memotivasi 3200 org mahasiswa Medicom.

Ada satu sistem di AMIK Medicom yang dikenal dengan sebutan "kuliah menyisip". Sistem "kuliah menyisip" sangat membantu mahasiswa yang bekerja pakai shift karena bisa disesuaikan jam perkuliahannya, sehingga mahasiswa/i tidak ketinggalan dalam mengikuti perkuliahan. "Kuliah menyisip" artinya, kalau hari ini tidak masuk kuliah karena kerja, bisa menyisip di hari yg lain, di grup yg berbeda, di jam yang sesuai, tanpa ada biaya tambahan.

Bagaimana dengan 33% mahasiswa medicom yg masih hanya kuliah saja karena belum bekerja? Mereka terus berlatih mengasah brain, beauty dan behaviour-nya agar menjadi lebih kompetitive (memiliki daya saing) sembari terus melayangkan surat lamaran ke berbagai perusahaan. Mungkin saja ada diantara mereka yang lamaran kerjanya belum satupun mendapat panggilan. Tapi itu tidak akan menyurutkan semangat. Karena mereka masih muda. Mereka mengerti, "Setiap manusia punya jatah gagalnya masing-masing. Habiskanlah jatah itu selagi masih muda."

Rizki Habibi
AMIK Medicom

13 October 2014

Educating Hope 2

amik medicomSaya sangat bersyukur acara wisuda AMIK Medicom kali ini berjalan dengan sangat baik. Selamat kepada orangtua dan buat para wisudawan/ti. Ada sebanyak 971 wisudawan diwisuda tahun 2014 ini. Dihadiri 1.942 orangtua, dan lebih dari 2000-an mahasiswa medicom. Ini belum termasuk alumni dan undangan. Sangat ramai, namun juga teratur. Kelancaran acara wisuda tidak terlepas dari kerjasama yang baik dari para wisudawan/ti. Mereka ini memang orang-orang hebat. Yang lebih hebatnya lagi, sebanyak 76% dari yang diwisuda ini sudah bekerja sejak mareka masih mahasiswa.

Sebagian besar Mahasiswa atau alumni Medicom telah bekerja sesuai dengan jurusan kuliahnya. Ada yang bekerja sebagai maintenance, staf IT, teknisi komputer, bisnis warnet, bisnis online dan jaringan, web programmer, IT konsultan, dan sebagainya.

Sebagian lagi memulai karirnya di berbagai pekerjaan di bidang berbeda. Seiring berjalannya waktu karir mereka semakin baik.

Ada yang saat kuliah memulai karirnya sebagai kasir di Toko Buku Gramedia Jalan Gajah Mada. Setelah menjadi alumni Medicom ia menjadi manajer. Wew.

Ada juga yang memulai karirnya saat kuliah sebagai chef (juru masak) di Carefour Medan Plaza. Dia kuliah jurusan teknik komputer. Hmm, tidak nyambung ya dengan jurusannya. Tetapi setelah menjadi alumni Medicom ia lulus PNS di Dinas Perhubungan.

Ada juga yang memulai karirnya saat kuliah sebagai Cleaning Service, jaga toko, jualan kerupuk, dan lain-lain yang mungkin kita anggap bukan pekerjaan hebat.

Tetapi saya malah sangat bangga dengan mereka, mahasiswa saya ini. Prestasi kuliah mereka bagus-bagus. Dalam sehari mereka 4 jam kuliah, 1 jam belajar bahasa Inggris, 7 jam bekerja. Berarti 12 jam setiap hari melakukan hal-hal baik. Tidak ada kata menyerah dalam diri mereka. Mereka adalah pekerja keras, dan hanya pekerja keraslah yang akan sukses.

Mereka memulai karir dari bawah sekali dan MUNGKIN butuh banyak waktu untuk menuju puncak. Namun, selama kita terus belajar dan bekerja keras, selambat apapun, kita pasti berhasil. Karena, bukan pertumbuhan yang lambat yang harus kita takuti. Akan tetapi kita harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri kita dengan kecepatan apapun itu. []

Rizki Habibi
AMIK MEDICOM

22 June 2014

Educating Hope 1

Melihat 3 buah TV LCD yang selalu menyambut setiap kita tiba di Kampus AMIK Medicom, khususnya lokasi Darat, ismud, dan Bantam; mengingatkan saya ketika ide Teknologi ini masih hanya sebuah imaginasi. 

Duduk setelah makan siang bersama mas Benny banyak membuahkan ide-ide segar yang sangat produktif dan membangun. Membangun medicom tentunya. Hadir disana dalam susunan melingkar; mas Benny, bg Kamson, saya, bg Nando, bg Desmon, bg Maruli, bg Jhonson, bg Koko dan bg Rudi. Diskusi yang mengesankan. Hampir-hampir 10 potong buah semangka merah segar yg ada ditengah, tidak tersentuh. Tidak seperti biasanya.

Mas Benny, menantu Bpk dr. Reinhard, pimpinan Medicom, adalah seorang profesional di perusahaan Indosat. Sengaja datang ke kampus Medicom untuk memberikan seminar marketing kepada personil Medicom. Seminar dilaksanakan dua sesi, sesi pertama jam 10 sampai jam 12. Lalu sesi kedua akan dimulai jam 2 siang. Di sela dua seminar itulah ide-ide segar dan produktif dilahirkan, dengan penuh hope: mewujudkan Medicom menjadi kampus ICT terbaik dan tercanggih di Sumatera Utara.

Ide pertama yang muncul adalah pengadaan TV LCD 50-an inci. Untuk awal: 3 buah. Satu buah per lokasi, misalnya: ismud, darat, dan bantam. Dipasang di dinding ruangan dekat meja diskusi lantai satu yang mudah terlihat dan banyak dilewati orang. Kita dapat menampilkan materi-materi bahasa inggris, motivasi/kata-kata inspirasi, sistem nilai/ pola pikir, selingan hiburan (3b star misalnya), pengumuman, jadwal kuliah atau jadwal kegiatan. Kita juga bisa menampilkan siaran-siaran kampus medicom, live, yang dibawakan oleh mahasiswa/i. Kita sudah punya studio untuk rekamannya. Jika TV ini disingkronkan dengan database, kita bahkan bisa menampilkan di TV: "welcome #nama-pendaftar yang baru saja mendaftar# to Medicom" dengan template berdesign khusus. Kita pasti bisa membayangkan rasa bangga di hati si calon mahasiswa yg mendaftar tersebut. Kita tinggal siapkan seorang admin khusus untuk mengatur waktu dan materi tampilan TV tersebut.

Ide TV LCD ini sudah pernah didiskusikan. Namun karena harga, kita coba alternatif menggunakan Running Teks. Sudah dipasang satu di kampus Ismud. Bagus. Tapi, diskusi ini membuat TV LCD tampak lebih bagus lagi. Karena terlihat lebih canggih. Dan karena manusia lebih tertarik dengan gambar video daripada hanya teks. Mas benny berpendapat bahwa running teks lebih efektif untuk outdoor daripada indoor.

Kita sebenarnya sudah punya satu TV LCD di ruang teori komputer lokasi bantam. Waktu itu, ibu kabag keuangan memberikan ide memakai TV LCD untuk menggantikan proyektor. Kata bang Nando, harganya kurang dari Rp 5 jt. Ternyata, dari bang Desmon diketahui bahwa harga pemasangan running teks hampir sama.

Untuk mensiasati biaya, bisa saja kita menawarkan tayangan iklan ke perusahaan lain untuk ditampilkan di TV LCD. Atau kita bisa membuat proposal ke perusahaan lain untuk memberikan kita TV seperti yang kita mau, dengan tawaran: iklannya ditampilkan 3 jam/hari selama setahun misalnya. Dimana lebih dari 5000 pasang mata melihat TV tersebut setiap harinya. Bahkan, kita bisa menjual space bingkai TV untuk ditempel stiker iklan suatu produk/jasa, seperti indosat misalnya. Ini bisa menjadi uang masuk.

Setelah TV LCD, muncul ide-ide segar lainnya yang kaya dengan hope. Namun, waktu menunjukkan jam 2 siang. Tiba waktunya mas benny memulai presentasi seminar sesi yg kedua. Hingga pertemuan berakhir, buah semangka masih tersisa 5 potong. Tidak seperti biasanya.

Rizki Habibi
AMIK MEDICOM

18 July 2012

Informasi Pendaftaran :
SMS/WA : 0821-6550-3420

Kapan mulai pendaftaran di Medicom ….????
  • Pendaftaran Mahasiswa baru AMIK Medicom 2014:
    • Gelombang 1 : 10 feb - 26 april (sudah mulai perkuliahan)
    • Gelombang 2 : 28 april - 5 juli (sudah mulai perkuliahan)
    • Gelombang 3 : 7 Juli -13 September (sudah mulai perkuliahan)
    • Gelombang 4 : 15 September - 1 November
    • Gelombang 5 : 3 November - 6 Desember
Bagaimana sistem/cara belajar di AMIK Medicom sehingga AMIK Medicom bisa jadi yang terbaik di setiap jurusan
  • Medicom memiliki cara belajar yang baik didukung dengan belajar bahasa inggris setiap hari dan gratis.
  • Mendidik mahasiswa untuk disiplin. Tidak ada keterlambatan dosen maupun mahasiswa. Jika terlambat maka akan diberi peringatan atau tidak diperbolehkan masuk lagi pada topik pelajaran tersebut.
  • Cara mengajarnya sangat baik, jika kita diruangan belum jelas/mengerti tentang materi pelajaran yang telah disampaikan oleh dosen, kita juga bisa mengadakan diskusi dengan dosen terdebut diluar jam perkuliahan.
  • Sistem belajarnya dilakukan sesuai dengan kurikulum jurusan masing-masing dan tidak dikurang-kurangi.
  • Dosennya juga berkompeten dalam mengajar mahasiswa/i sesuai jurusan yang tepat. dan terutama, dosennya ramah-ramah.
  • Sebelum memulai pelajaran akan dilakukan pre-test, sehingga mahasiswa di Medicom selalu mempersiapkan dirinya sebelum pelajaran dimulai.
  • Setelah siap mengikuti pelajaran diadakan post test, yang tujuannya sebagai evaluasi bagi mahasiswa seberapa besar konsentrasi mahasiswa dalam mengikuti pelajaran. Karena waktu ujian tidak boleh melihat buku catatan atau diktat.
  • Medicom itu berbeda dengan yang lainnya, bedanya lebih baik. Sistem cara belajarnya dapat dijalankan dengan kuliah sambil bekerja tanpa menggangu jam kerja maupun jam kuliah.

Bagaimana jam perkuliahan di Medicom, dan durasi belajarnya berapa lama ya?
  • Di Medicom ada 3 shif untuk mengikuti perkuliahan yaitu: Pagi hari pukul 08.00 - 13.00 Wib, Siang, hari pukul 13.00 - 17.00, WibMalam hari pukul 17.00 - 21.00 Wib . ( Eka Novi, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Kalau di Medicom dek. Jam perkuliahan ada 3 yaitu pagi, siang dan sore. Kalau durasinya. MKDU 1 jam 40 menit, computer 2 jam. E-900 1 jam dan Counversation 1 jam.(Ningsih, Jurusan Manajemen Informatika)
  • jam perkuliahan di Medicom ada 3 pilihan. Pagi, siang atau malam, durasinya :Pagi: 08.00 - 12.30, Siang: 13.00 - 17.30, Malam: 17.00 - 21.00. ( Noventy, Jurusan Manajemen Informatika)

Bagaimana pendidikan rohani / spiritualitas di Medicom?
  • Di Medicom setiap bulan selalu ada kuliah umum Agama. Baik agama islam maupun agama Kristen. Selain itu ada juga mata kuliah agamanya. (Novi Rizky Utami, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Bagus…karena setiap bulannya ada diadakan khusus kuliah agama, dan bahkan   setiap minggu ada motivasi berbasis agama dari kaka dan abang manajemen. dan waktu semester satu kita ada mata kuliah agama. (Meymey Narti , Jurusan Manajemen Informatika)
  • Pendidikan rohani di Medicom sangat baik: yaitu bagi yang beragama Kristen tiap tahun nya ada acara natal bersama keluarga besar AMIK Medicom. Dan tiap bulan nya diadakan kuliah umum agama Kristen. Bagi yang beragama islam ada acara idulfitri  bersma dan maulid nabi dan tiap bulan nya juga diadakan kuliah umum agama islam. ( Afridayanti Pasaribu, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Sagat baik karna ada kuliah agama selain itu sebelum memulai pelajaran selalu  diawali dengan doa, begitu juga selesai belajar. (Geva Vela , Jurusan Manajemen Informatika)
  • Pendidikan baik…disini diajari pendidikan rohani disini kita mengadakan kuliah umum sesuai agama masing-masing. (Yullia P Sary, Jurusan Manajemen Informatika)

Apakah setelah tamat dari medicom, pekerjaan disediakan oleh pihak Medicom?
  • Ya. Ada yang disedikan tapi terbatas. Gak mungkin kan semua mahasiswa bekerja diMedicom. Pastinya yang bisa bekerja mereka yang berpretestasilah.(Serman Putra, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Sebenarnya, banyak perusahaan-perusahaan di medan ini yang percaya bahwa kualitas para mahasiswa/I medicom sehingga pemilik perusahaan sering merekrut mahasiswa/I medicom untuk bekerja diperusahaan nya. (Deni Safutra S, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Tidak otomatis sih… tetapi sudah dibekali semenjak kita kuliah itu, tergantung kita menjalaninya, apakah kita sungguh- sungguh menggali ilmu di Medicom atau tidak. ( Lisbeth S, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Tidak otomatislah, bila kita berprestasi bagus kita akan di anjurkan melamar ke Medicom atau ke perusahaan lain yang meminta karyawan ke Medicom.Di Medicom mahasiswa/I dibekali selama perkuliahan. Sehingga mahasiswa/I nya mudah mencari pekerjaan. (Frida N, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)

Berapa banyak jumlah mahasiswa di setiap ruangan? 
  • Sekitar 25-30 orang dalam 1 lokal/grup (Lamhot, Jurusan Teknik Komputer)
  • lebih kurang 25-30 orang per lokal ( Fauzi, Jurusan Teknik Komputer) 

Apakah lulusan Medicom bisa mencoba PNS, dan sudah berapa banyak yang PNS? 
  • Megapa tidak….sudah banyak kok alumni Medicom yang sudah jadi PNS, tidak terhitung lagi jumlahnya. (Winda Syafitri, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Bisa….buktinya alumni-alumni Medicom sudah banyak yang jadi PNS dan sukses setelah tamat dari Medicom ( Ika Levia, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Sudah banyak dan mungkin tidak bisa dihitung lagi karena banyak yang berbagi pengalaman ke Medicom yang sudah menjadi alumni yang sudah rata-rata jadi PNS.(Lomakris S, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Sudah banyak, yang jelasnya setiap tahunnya Alumni Medicom banyak yang menjadi PNS. Ada yang pns di kantor gubernur, sebagai guru, dinas perhubungan, di pemko Medan, pemkab dll.(Helen N.Supakkar/ Jurusan Manajemen Informatika)
  • Gak tau pasti ya dek, karena banyak kok yang sudah jadi PNS tamatan Medicom.(Rita Eva S, Jurusan Komputerisasi Akuntansi) 

Begitu Banyak tempat kuliah Medicom yang diberitahukan. Apakah Sama fasilitas dan biaya serta keunggulannya?
  • Setiap yang namanya Kampus Medicom dimana saja sama keunggulannya. (Arison Alexander, Jurusan Teknik Komputer)
  • Tentu sama walaupun banyak kampusnya sama keunggulannya. (Muhammad, Jurusan Teknik Komputer)
  • Ya, semua fasilitas disetiap kampus Medicom sama (Lengkap); pelayanannya bagus. (Priska puspasari, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Ya, semua kampus-kampus medicom sama fasilitasnya,biayanya bahkan sama dosen-dosennya pun sama. (Dedi Putra, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Semuanya sama namanya pun satu yayasan. (Rano karno, Jurusan Teknik Komputer) 

Kami ingin tahu tentang bagaimana bisa lancar berbahasa Inggris dan mengungkapkannya dengan baik ?
  • Di Medicom, diadakan tambahan pelajaran Bahasa Inggris. Di Medicom kita diajarkan bahasa inggris setiap hari yaitu English Practice,listening, dan disamping itu ada juga conversation (Yanti Simanjuntak, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Adik-adik hanya rajin mengikuti E-900 dan Convensation.(Riris Napitupulu,Jurusan Manajemen Informatika)
  • Dimana setiap hari kita di ajari berbahasa inggris ya tentu kita bisa berbahasa inggris dengan baik seperti pepatah yang mengatakan :setumpul-tumpul nya pisau jika diasah setiap hari akan tajam juga dan begitu juga dengan kita. (Jelita, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Seperti pepatah yang mengatakan kan Ala bisa Karena biasa,oleh karena itu di Medicom kita belajar E-900 setiap harinya dengan mengikuti setiap hari kita bisa berbahasa inggris dengan baik. (Joni Predi, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Setiap hari kita ada belajar English Practice, yang melatih kita belajar bahasa inggris dengan benar.(Neneng Yusiana, Jurusan Manajemen Informatika)

Apakah perbedaan Jurusan Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi ?
  • Manajemen informatika bergerak dalam bidang perancangan program baru. Sedangkan Komputerisasi Akuntansi bergerak dalam bidang computer akuntansi sehingga pembuatan laporan keuangan tidak hanya dikerjakan secara manual tetapi dengan menggunakan computer. (Wulan Sari, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Perbedaannya adalah Manajemen Informatika belajar tentang manajemen dan komputernya sedangkan Komputerisasi Akuntansi belajar akuntansi dan komputernya. (Ester S, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Sangat berbeda kalau Manajemen itu mempelajari tentang manajemen dan program-program mengenai computer dan Akuntansi mempelajari hitungan seperti ekonomi beserta tentang computer yang mengenai akuntansinya seperti MYOB, DEA, Peachtree. (Christin Claudia, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Manajemen Informatika lebih mendalami tentang Manajemen di dalam pembelajaran mata kuliah manajemen informatika, sedangkan Komputerisasi Akuntansi :Kami lebih mendalami belajar tentang buku besar dan jurnal-jurnal yang ada dalam akuntansi. (Harianto Manik, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Manajemen Informatika dominan untuk membuat program–program computer dan menganalisis sebuah permasalahan data. Dan Komputerisasi Akuntansi dominan Untuk membuat penyusunan laporan keuangan dengan menggunakan computer. (Irfan Hariansyah, Jurusan Manajemen Informatika)

Apakah uang kuliah bisa dicicil?
  • Tentu bisa. Bahkan kita dikasih kelonggaran batas pembayaran apabila uang kuliah kita terlambat dikirim orangtua. (Gokma , Jurusan Manajemen Informatika)
  • Bisa. Uang kuliah juga bisa dicicil tiap bulan sehingga pembayarannya tidak terlalu berat. (Heppynora , Jurusan Manajemen Informatika)
  • Bisa dong dek. Bayar sekaligus pun bisa dan ada potongannya(K.S. Sinaga, /Jurusan Manajemen Informatika)
  • Bisa uang kuliah bisa dicicil tiap bulan. (Rini S, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Bisa. Bahkan sampai 11x cicil.(Rumondang T, Jurusan Komputerisasi Akuntansi) 

Apa saja kegiatan ekstrakulikuler di Medicom?
  • Kegiatan ekstrakulikuler di Medicom antara lain : Paduan suara, 3B Stars, Sanggar tari, Futsal, Qing and Queen. (Golda S, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Kegiatan ekstrakulikuler di Medicom antara lain : Lomba speech contacts, Paduan suara, Tari-tarian, Song Program. (Ledika S, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Kegiatan ekstrakulikuler di Medicom antara lain : King and Queen, Paduan suara, Futsal bagi pria dan wanita, 3B Stars, Sanggar tari. (Risbina S, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Banyak: Dance, Futsal, Kuliah umum, Paduan suara, 3B Stars. (Dewi samosir, Jurusan Manajemen Informatika)

Mengapa Medicom tidak ada S1 nya ?
  • Setahu kakak bentar lagi akan ada S1 ko dek , tapi untuk saat ini dek perusahaan lebih mengutamakan D3, soalnya D3 itu lebih professional disbanding S1 karena D3 itu lebih fokus ke skill/kemampuan.(Siti Sianturi, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Ya S1 nya memang belum ada tapi akan segera di buka, mungkin tahun depan Medicom sudah buka S1, karena kata Manajemen Medicom sudah pengajuan izin ke Pemerintah. (Hotmaingot Pasaribu, Jurusan Komputerisasi Akuntansi) 

Apakah ada bantuan khusus bagi mereka yang kurang mampu?
  • Ada dan medicom suka membantu orang yang kesusahan dan orang yang kena musibah.(Susi susantina,  Jurusan Manajemen Informatika)
  • Ada selain bantuan khusus medicom juga membuat program berbagi rejeki.(Rapita sari br.Karo,  Jurusan Manajemen Informatika)
  • Tentu bantuan ini telah diterima dan pemerintah yang memberikan kepada orang yang tidak mampu dan yang berprestasi. ( Sarlina Pasaribu,  Jurusan Manajemen Informatika)

Apakah kita bebas memainkan komputer kapan saja kita mau / perlukan?
  •  Ya, di medicom kita bisa memakai komputer, karena di medicom menyediakan laboratorium komputer untuk praktek bebas diluar perkuliahan. (Sri Ningsih, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Tentu saja, karena medicom internetnya gratis. (Manahan Tambunan, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Ya, Tiap hari kita bisa memainkan komputer asalkan berpakaian standart ke lab komputer.(Maria gurning, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Bebas, di medicom bebas memainkan komputer selagi itu ke hal yang positif dan tidak ada yang belajar di lab.(Lia tambun, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Bisa, pada saat lab kosong atau tidak ada group yang sedang praktek, kita bisa sepuasnya menggunakannya. (Novita sari, Jurusan Komputerisasi Akuntansi) 

Bagaimana hubungan antara Dosen Medicom dengan Mahasiswanya ?
  • Hubungan antar dosen dan mahasiswa begitu akrab sehingga jadi lebih mudah untuk mengerti dan memahami pelajaran. (Juliana S, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Proses belajar mengajarnya baik, hubungan antar dosen dan mahasiswa lebih dekat karena mahasiswa memanggil dosen dengan sebutan abang / kakak. (Lusiana, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Hubungannya seperti keluarga sendiri, tidak ada pembatas, kita dapat memanggil dosen dengan sebutan abang dan kakak bahkan dapat menjadi tempat curhat kita bila ada kesulitan dalam perkuliahan. (Afriani R.Sitinjak, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Hubungan antara dosen dengan mahasiswa seperti kakak/abang adik, sehingga mahasiswa bisa belajar diskusi / mempertanyakan pelajaran yang tidak dimengerti mahasiswa diluar jam pelajaran. (Triana, Jurusan Manajemen Informatika)

Apakah yang tidak bisa bahasa inggris jika masuk ke Medicom akan jadi bisa berbahasa inggris?
  • Ya tentu bisa, jika kita ada kemauan untuk belajar bahasa inggris. (Friska Sianipar, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Seharusnya sih bisa, dimana ada kemauan disitu ada jalan! Kalau mau bisa lancar berbahasa inggris ya harus mau belajar dengan giat. (Idil Fitra, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Bisa, asalkan kita sungguh-sungguh rajin belajar bahasa inggris dan kita rajin masuk E -900 ( English nine hundred), pasti kita jadi mahir dalam bahasa inggris. (Herinawati, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Bisa dek qu, asalkan always practice every day, and don’t shy, don’t be afraid, never give up. (Sri Velly Af berrina, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Mudah mudahan bisa kalau kita bersungguh-sungguh. Karena lulusan medicom banyak yang bekerja karena bahasa inggrisnya salah satunya sekarang menjadi wakil kepala sekolah di Prime One School. (Eka yanthi, Jurusan Manajemen Informatika)

Bagaimana cara membangkitkan semangat belajar mahasiswa? Apakah dengan paksaan dan bimbingan? 
  • Membangkitkan semangat belajar dengan bimbingan bukan dengan paksaan. (Martin Panggabean, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Mahasiswa selalu diberikan motivasi lewat dosen pembimbing dan gak ada paksaan. (Irma, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Tentu saja dengan bimbingan dan biasanya lewat motivasi. (Mei Jerni S., Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Membangkitkan semangat mahasiswa melalui motivasi dan sistem nilai yang dibaca setiap hari sebelum memulai pekerjaan. (Novriany Sipayung, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Ya tentu dengan bimbingan di medicom abang dan kakak sebelum memulai mata kuliah memberikan motivasi / arahan. ( Dian siregar, Jurusan Manajemen Informatika)

Apakah mahasiswa/I Medicom mendapat Beasiswa ?
  • Ya, mahasiswa/I Medicom setiap tahun mendapatkan Beasiswa dari pemerintah melalui Kopertis. (Noviriski, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Ya, Medicom selalu mengurus mahasiswa/I nya yang layak mendapat Beasiswa karena prestasinya. Saya sendiri dapat beasiswa.(Chandra, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Setiap tahun mahasiswa/I Medicom mendapatkan beasiswa baik dari pemerintah maupun dari yayasan Medicom. Saya juga dapat beasiswa dari pemerintah yaitu Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) (Hendra, Jurusan Teknik Komputer)
  • Pasti donk, aku dapat beasiswa. (Yunita, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Saya dan teman-teman saya mendapat beasiswa tahun ini dari pemerintah. Jumlahnya lumayan lho… (Suryo Gultom, Jurusan Manajemen Informatika)

Bagaimana biar bisa lulus ke Medicom…???
  • Gampang aja dek… mendaftar aja ke Medicom. (Antorio, Jurusan Teknik Komputer)
  • Semua bisa dek, syaratnya asal belajar yang semangat dan mengikuti semua program Medicom. (Siti Sianturi, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Agar lulus ke Medicom kita lulus SMA dulu, membayar uang pendaftaran dan uang kuliah (bisa panjar dulu, misalnya Rp. 1.000.000,-) sisanya boleh dicicil. (Resbina Sinaga, Jurusan Manajemen Informatika)
  • Lulus ke Medicom gampang, cukup melengkapi syarat seperti Fotocopy Ijazah/SKHU, Pas Photo 2 x 3 & 3 x 4 masing-masing 2 lembar, membayar uang kuliah bulan pertama. (Lestari Sihombing, Jurusan Komputerisasi Akuntansi)
  • Itu aja koq repot, ya udah datang aja ke Medicom Medan, Jalan Iskandar Muda, Jalan Darat, Jalan Bantam, Jalan M.Yamin, Jalan Letda, Jalan Sentosa Baru. Terserahlah mau pilih yang mana. (Bonar Silalahi, Jurusan Teknik Komputer) 

Rizki Habibi (0821 6550 3420)
AMIK MEDICOM

06 June 2012



Once you learn a few fundamental principles and techniques, writing persuasive catalog copy, web copy or product descriptions for printed brochures or sales sheets becomes an easy, enjoyable process.

Step 1. List features and benefits, then connect them. If you've read anything about copywriting, you've heard about the importance of including the benefits of products as well as their features. For concise, interesting product descriptions in a printed or online catalog, it's essential to combine features and benefits, weaving them together tightly yet unobtrusively. Here's a sample excerpt from the print catalog The Territory Ahead, mixing features and benefits:

Keen's patented bumpered toe prevents stubs and smashes. The traditional, tire-styled outsole features linen fabric inlay for additional strength and flex.

Ultralightweight, anatomically logical and muy guapa, Keen's huarache overhaul was done with the global wanderer in mind. You can weave other elements from this brainstorming into your descriptive copy as space allows.

Step 2. Polish up your descriptions in a consistent voice. While the samples above from The Territory Ahead have a kind of masculine romance about them, a catalog or web site's voice could be efficient, technical, playful, practical, compassionate, soulful... Whatever the voice chosen, it must be consistent throughout the catalog or web site, or prospective customers get confused.

Step 3. Proofread, checking details. Third steps - that's all there is to mastering the art of tantalizing product descriptions for catalogs or web sites.

Best Technical Writing To Fun And Money.
 A technical writer’s work isn’t exactly among the top ten most exciting jobs in the world, but it doesn’t mean that it’s all work and no play all the time. This article contains the top three that have high scores both in the profit meter and fun meter!  
1)  Gizmos and Gadgets.
One of the best technical writing fields today is that of gadgets. As a technical writer for gadgets, this frenzy is to your advantage. Reviews on the latest model of mini laptops are most definitely welcome. Articles comparing different brands of mobile phones are eagerly eaten up by the techno-savvy crowd.  
2)  Cars and Bikes.
As a technical writer, you are invited to these events regularly.  
3)  Computer Software.
Computer software is also one of the best technical writing fields today. As a technical writer, you get to sample these programs and review them either for a blog, Web site or magazine.

05 June 2012

Kebanyakan orang gagal adalah orang yang tak menyadari betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah.
Thomas Alfa Edison
 



Jangan Pernah Menyerah! Meski semua terasa sulit dan berat, meski semua terlihat tidak mungkin.

Saat kita merasakan sepertinya tak ada lagi yang bisa dilakukan, Jangan Menyerah. Menyerah Adalah cara pasti untuk gagal. Yang perlu anda lakukan adalah meningkatkan kemampuan Anda. Belajarlah, berlatihlah, dan cobalah. 

Anda bingung mau melakukan apa? Itu karena kemampuan kreativitas Anda  masih kurang. Maka tingkatkan kemampuan kreativitas Anda.

Memulai bisnis terasa begitu sulit? Kerjakan saja. Ambil langkah pertama Anda. Jika Anda tidak mengetahui caranya, maka cari tahu caranya.

Anda bingung tugas begitu banyak dan waktu terasa begitu sempit? Itu karena Anda kurang mampu dalam manajemen waktu. Maka Tetapkan prioritas dan focuslah pada sasaran Anda.


Poin Tindakan: Jangan Pernah Menyerah. Katakan selalu: "Saya pasti bisa melakukannya! Saya pasti bisa menyelesaikannya!"

01 June 2012

Sebuah perjalanan ribuan kilometer harus diawali dengan langkah pertama.
—Sir Richard Branson—

Dewasa ini tak ada yang dapat dipastikan, dan hidup menjadi sebuah perjuangan yang panjang. Orang harus menentukan pilihan agar dapat meraih yang mereka inginkan.

Pelajaran terbaik dari saya adalah: KERJAKAN SAJA. Tak perduli apapun, atau kesulitan yang mungkin menghadang. Seperti kata orang bijak Yunani, Plato, “Awal adalah bagian paling penting dalam pekerjaan apapun.”

Sebuah perjalanan ribuan kilometer harus diawali dengan langkah pertama. Apabila terlalu mencemaskan yang tampak di seberang sana, termasuk jarak sangat jauh yang membentang di depan Anda, juga bahaya yang mungkin Anda hadapi, bukan mustahil anda tidak pernah jadi mengambil langkah pertama.

Dan Apapun yang ingin Anda raih dalam hidup, apabila Anda tidak berusaha, Anda tidak akan pernah mendapatkannya.

Maka ambil langkah pertama Anda. Tantangan pasti banyak. Sesekali Anda mungkin harus tersandung. Tetapi pada akhirnya, Anda akan menikmati buahnya.

Poin Tindakan: Ambillah langkah pertama Anda menuju impian Anda.


23 October 2010

Women play a key role in every arena and to be successful you need to be patient, lucky and hardworking sometimes. Usually, a businesswoman carries a low esteem as compared to a successful businessman. The reasons may be immense.

A businessman may carry esteem because of his presence in the public. Rightly so, a woman alone does business with certain man feel shy and reluctant as compared to a business man. As a business woman your primarily goal is set up. You have to indulge with male dominated public. It may be proved that having a woman in business may be a successful journey but the reasons are great. The women are considered more loyal than man.
Much of the traditional job search advice is either theoretical, only works for upper level positions, or is based on what a recruiter thinks are the best job search methods.

The Best Steps to Find a Job Fast
Here are the "how to find a job" steps I followed myself when I lost my job twice in four months. Follow them faithfully and find your job fast, too!